Tak terasa hari demi hari berganti dengan mudahnya.
Meninggalkan senyuman dan air mata
Meninggalkan kenangan alur maju maupun mundur yang kita lalui
Tak terasa
Memang waktu berjalan sangat cepat.
Bahkan semudah membalikkan telapak tangan
Kadang waktu itu kita merasa susah merasa putuh asa. Namun lihatlah tidak aka nada kekecewaan di raut mukamu. Memang harus bersungguh sungguh walau akhirnya kepadaNyalah kita kembali. ditanganNyalah semua keputusan. Semua yang menurut kita baik, semua yang kita inginkan, belum tentu sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Tuhan elah merancang segalanya. Tuhan tau yang lebih baik untuk kita. Maka janganlah kita kecewa atau marah padaNya. Yakin lah bahwa Tuhanmu akan memberikan bahagiamu di waktu yang tepat.
Gantungkan lah cita citamu setinggi langit. Karena tinggi langit takan da yang tau. Maka teruslah gapai cita citamu. Jangan perduli, jangan terlalu memikirkan pribahasa ini ‘jangan terlalu bermimpi, jika jatuh akan sangat sakit”. Yakinkanlah pada diri ini bahwa hidup adalah impian hidup adalah kenyataan dan hidup adalah kekuatan. Bagiku hidup bukanlah pilihan. Bagiku hidup adalah mutlak. Mutlak harus ku jalani, tidak abstrak. Karena pilihan itu abstrak. Karena jika ada pilihan, bukan tidak mungkin jika kita memilih hal buruk dalam hidup kita. Tetapi jika kita yakin hidup adalah kenyataan, hidup bukanlah pilihan tapi kewajiban yang mutlak, maka kita akan berusaha mati matian berusaha dengan kesempatan untuk mrnjalani kewajiban kita untuk melakukan hal baik.
Jadi kawan, apabila kau menemukan kegelapan dalam perjalananmu, lebih baik kau berusaha supaya bisa keluar dari jalan itu, jangan pernah kembali ke titik awalmu. Teruslah maju walau dirasa tak mungkin. Karena biasanya apa yang menurut kita impossible adalah sesuatu yang possible.
No comments:
Post a Comment